Pemanfaatan Sinyal Radio FM untuk Pengamatan Irregularitas Ionosfer
By admin, 01 Dec 2013

Drs. Mumen Tarigan, M.Si dkk

Untuk mengamati irregularitas ionosfer dengan gelombang radio FM diperlukan kondisi dimana propagasi LOS (line of sight) tidak menjadi dominan, sehingga pada saat terjadi irregularitas ionosfer efek pantulan dan hamburan dari ionosfer daat diterima menjadi dominan. Hal tersebut tampak dari perbandingan penerimaan kuat sinyal oleh spektrum analizer yang menunjukan bahwa pengamatan irregularitas di Pamengpeuk lebih baik dibandingkan dengan di Bandung. Pengamatan irregularitas ionosfer yang disebabkan oleh hujan meteor dengan gelombang radio FM, tampak pada penerimaan kuat sinyal oleh spektrum analizer. Diperoleh kuat sinyal melebihi -75 dB saat terjadi hujan meteor tanggal 12 dan 13 Agustus 2013 pada saat tertentu untuk frekuensi 90.3 MHz, 92.2 MHz, 94.1 MHz, 96.0 MHz, 97.9 MHz, 101.8 MHz, 103.7 MHz, dan 107.5 MHz.