DETEKSI EFEK FLARE SINAR-X PADA IONOSFER DARI DATA TOTAL ELECTRON CONTENT YANG DITURUNKAN DARI PENGAMATAN GPS
By admin, 26 Jun 2015
Buldan Muslim

Flare sinar-x dapat meningkatkan kerapatan lapisan D ionosfer. Peningkatan kerapatan lapisan ionosfer tersebut dapat menyebabkan peningkatan serapan energi gelombang radio HF sehingga dapat terjadi HF radio blackout pada saat terjadi flare sinar-x. Oleh karena itu informasi efek flare sinar-x pada ionosfer penting diketahui untuk mitigasi efek flare sinar-x pada komunikasi radio HF. Untuk mendukung layanan informasi gangguan komunikasi radio tersebut, telah dikembangkan metode deteksi efek flare sinar-x pada ionosfer dari jaringan pengamatan sinyal Global Positioning System (GPS). Data GPS berupa jumlah fase gelombang pembawa sinyal yang diterima stasiun GPS dapat digunakan untuk estimasi total electron content ionosfer (TEC GPS) secara tepat sehingga peningkatan kerapatan ionosfer yang terjadi selama flare sinar-x dapat dideteksi. Dari data TEC GPS yang diturunkan dari data jaringan stasiun International Global Navigation Stellite System (IGS), telah dapat dideteksi anomali ionosfer yang disebabkan flare sinar-x terbesar pada siklus matahari 23 yang terjadi pada 28 Oktober 2003 dan flare sinar-x terbesar siklus 24 pada tahun 2013 yaitu tanggal 8 Nopember 2013. Waktu terdeteksinya efek flare sinar-x tersebut dari data TEC GPS pada dua kasus tersebut sesuai dengan waktu kejadian flare sinar-x yang teramati dari satelit GOES.
Kata kunci: Flare, Sinar x, GPS, Ionosfer, Total electron content