Field of Competence


News



LAPAN SUMEDANG MENGAMATI FENOMENA LANGKA GERHANA BULAN TOTAL MICRO MOON
News Writter : • Photographers : • 03 Aug 2018 • Read : 165 x ,

Bulan purnama berada pada titik terjauh dari bumi. Hal ini sering disebut dengan apogee. Posisi inilah yang menyebabkan bulan terlihat lebih kecil bila dibandingkan dengan saat gerhana pada 31 Januari 2018. Oleh karena itu, maka disebut micro moon. Selain itu, pengaruh jarak dan atmosfer bumi menjadikan totalitas gerhana berwama kemerahan.

Gerhana bulan total kali ini berbeda dengan fenomena gerhana sebelumnya yang terjadi pada waktu sore menjelang malam. Gerhana micro moon justru berlangsung mulai tengah malam sampai pagi. Hal inilah yang mendasari LAPAN Sumedang tidak secara khusus menyebarkan undangan kepada publik.

LAPAN Sumedang memberikan informasi pengamatan gerhana bulan total micro moon kepada unsur Muspika Kecamatan Pamulihan dan dinas yang ada di wilayah Kabupaten Sumedang. Selain itu, kepada sekolah yang sering melakukan kunjungan ilmiah.

Antisipasi layanan publik diinformasikan melalui media sosial, diantaranya facebook dan whatsapp. Konten yang dibagikan dalam bentuk infografis yang dikoordinasikan oleh Humas LAPAN Sumedang. Temyata, cukup mendapatkan apresiasi yang baik walaupun kalangan yang diberitahu terbatas.

Guna memenuhi animo masyarakat dan media yang datang, maka LAPAN Sumedang tetap menyiapkan kebutuhan layanan. Tiga buah teleskop disiapkan, yaitu Lunt Engineering 70ED untuk keperluan pengambilan data berupa foto dan video. Kemudian Celestron 11" untuk mengamati dan mengambil citra oposisi Mars. Terakhir Astromaster 130EQ untuk keperluan pengamatan publik.

LAPAN Sumedang secara teknis melakukan persi apan sejak sore hari. Dimulai pukul 17.00 WIB, panitia menyiapkan peralatan dan instalasi semua perlengkapan. Kemudian pengamatan oposisi Mars guna pengambilan foto. Setelah itu pengecekan semua sarana dan prasarana terkait layanan publik. Tepat pukul22.00 WIB semua teleskop telah siap digunakan mengamati gerhana fase demi fase.

Kontak pertama bulan dengan penumbra bumi terjadi pukul 00.14 WIB. Secara perlahan fase gerhana terjadi dan totalitas berlangsung pukul 03.21 WIB. Suhu udara di LAPAN Sumedang pada waktu itu mencapai 13 derajat Celcius. Seluruh panitia dan pengunjung serta awak media menyaksikan gerhana bulan total micro moon yang berwarna kemerahan dalam kondisi menggigil.

Sehubungan waktu peristiwa gerhana terjadi dinihari dan ditambah dengan suhu udara yang mendekati titik beku, maka peserta yang datang sedikit. Terhitung pengamatan hanya dihadiri oleh 19 panitia, 15 awak media, 4 polisi dan 6 warga.

Media yang meliput pelaksanaan pengamatan gerhana bulan micro moon di LAPAN Sumedang berasal dari Bandung TV, Metro TV, Tribun Jabar, TV One, Harian Kompas, TVRI, Indosiar, Elshinta dan Radar Sumedang. Sedangkan aparat kepolisian yang hadir berasal dari Polsek Tanjungsari, Pamulihan dan Sukasari.

 

Humas LAPAN Sumedang :Erri Riyan Saptianna








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815



© 2018 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL